Rasa

Apa yang salah dengan rasa?
Rasa manis, pahit, asam, asin, sakit ataupun rasa cinta. Mungkin tak ada yang salah. Karena rasa tak bisa dipaksa. Dia lahir begitu saja memenuhi ruang yang dapat merasakannya. Ketika rasa itu mulai kita rasakan, pikiran dan otak kita bekerja. Untuk apa? Ya untuk mendefinisikan apa yang kita rasakan. Namun, untuk rasa yang terahir, rasa cinta, kadang fikiran kita menolaknya, padahal kita merasakan.. Lalu mengapa fikiran kita harus menolaknya?

Rasa cinta tak sadar bagaimana ia hadir, mungkin tak bisa kita cegah atau kita lenyapkan. Rasa itu mungkin saja akan berkurang atau mungkin akan bertambah. Mungkin saja berkurang, bertambah, berkurang, bertambah dst.. Ketidaksadaran dan ketidakberdayaan kita tentang rasa terkadang disadarkan oleh pikiran dan tindakan. Pendam saja, wujudkan, atau halalkan. Pilihan terahir tentu amat menentramkan. Tapi apakah rasa itu benar cinta? Hati kecil berbisik.. Membangun rasa cinta tampaknya lebih indah. Tentunya Cinta yang mengharap Cinta-Nya,

~Sekian~
Random posting 😂😂😂

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Persalinan di RS Ananda Purwokerto

Assalamualaikum Kaizan ❤

Being Preggo Mommy